SADAR WISATA AKTIVASI DINI DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA

Gunung Petar Ikon Desa Hanura

“Saat ini sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa terbesar keempat setelah minyak dan gas, batubara, serta kelapa sawit. Ke depan, pemerintah ingin pariwisata menjadi penyumbang devisa nasional yang terbesar,” harian Kompas , Selasa (16/6).

Melihat geliat kepariwisataan yang begitu dominan akhir-akhir ini, ternyata masih banyak hal yang masih menjadi tembok penghalang dalam mengambangkan sektor kepariwisataan untuk menjadi primadona penyumbang devisa bagi negara atau penyumbang pendapatan asli daerah maupun penyumbang pendapatan asli desa yang berdekatan atau memiliki destinasi wisata.

Gunung Petar Ikon Desa Hanura
Gunung Petar Ikon Desa Hanura

Sebagai bentuk revolusi mental yang menjadi jargon Pemerintahan Era Jokowi saat ini maka kesadaran dalam diri pribadi dan masyarakat mengenai wisata perlu di akreditasikan sedini mungkin.

Sebagaimana kita ketahui Sadar Wisata adalah sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu wilayah dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Berpijak dari kesadaran wisata, Pemerintah Desa Hanura bekerjasama dengan NGO KawanTani melakukan action plan berupa workshop Pemanfaatan Kawasan Hutan Wan Abdul Rachan dengan melibatkan Desa-desa sekitar kawasan Hutan tersebut. Dari action plan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai pentingnya keterlibatan Desa-desa di sekitar kawasan dalam berperan aktif dalam perencanaan, perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan Kawasan Hutan Wan Abdul Rachman.

“Pemanfaatan hutan yang jelas harus berkesinambungan dalam menjaga Sumber Daya Alam yang tersedia, contohnya sumber air yang ada dikawasan, baru kemudian pemanfatan hasil hutan dan pariwisata’ Jelas Sukma Irawan Sekretaris Desa Sidodadi yang menjadi salah satu peserta workshop ” Kami siap untuk memfasilitasi acara serupa di Desa kami dengan mengundang kelompok-kelompok tani, aparatur pemerintah, masyarakat yang bersentuhan langsung maupun tidak dari adanya kawasan, sehingga diharapkan Perencanaan yang dibuat akan dapat terealisasikan dan berkelanjutan” pungkasnya.

Workshop Pengeleolaan Kawasan Hutan Wan Abdul Rachman 30/12/2015
Workshop Pengeleolaan Kawasan Hutan Wan Abdul Rachman 30/12/2015

Dalam workshop yang diselenggarakan juga dibahas mengenai kerjasama lintas desa yang berkaitan dengan nilai pemanfatan kawasan hutan dengan nilai-nilai kerjasama yang di jadikan patokan yaitu : “SAPTA NILAI KERJASAMA ANTAR DESA” (Demokrasi, Kekeluargaan, Pengayoman, Pemberdayaan, Transparansi, Akuntability, Terukur). Dari Sapta nilai kerjasama ini diharapkan dapat mewujudkan kerjasama pengelolaan Kawasan Hutan Wan Abdul Rachman yang kuat dan berkelanjutan.

“Hutan Lestari Masyarakat Bestari”

Facebook Comments

2 Comments

  1. Desa hanura merupakan gerbang menuju kawasan wisata khususnya dikabupaten pesawaran, dan merupakan kawasan strategis nasional didaerah lampung umumnya sudah barang tentu kita semua harus mendukung dan mensuport apa yang diprogramkan oleh Desa, terutama Pembangunan Infrastrukturnya, guna untuk mendukung terlaksananya pembangunan yang berorientasi pada kesadaran warga untuk membangun Parawisata yang sadar akan Wisata sehingga dengan demikian kita akan mendapatkan manfaat dari apa yang telah kita usahakan, titik balik dari manfaat PARIWISATA yaitu keuntungan yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar tempat wisata tersebut.

  2. Desa hanura merupakan gerbang menuju kawasan wisata khususnya dikabupaten pesawaran, dan merupakan kawasan strategis nasional didaerah lampung umumnya sudah barang tentu kita semua harus mendukung dan mensuport apa yang diprogramkan oleh Desa, terutama Pembangunan Infrastrukturnya, guna untuk mendukung terlaksananya pembangunan yang berorientasi pada kesadaran warga untuk membangun Parawisata yang sadar akan Wisata sehingga dengan demikian kita akan mendapatkan manfaat dari apa yang telah kita usahakan, titik balik dari manfaat PARIWISATA yaitu keuntungan yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar tempat wisata tersebut.

Tinggalkan Balasan