Irjen Kemendagri RI Sambangi Desa Hanura, Terkait Monev Dana Desa

??????????

Hanura | Tim Irjen Kemendagri RI sambangi Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran dalam rangka Monev (Monitoring dan Evaluasi) penggunaaan dana desa tahun 2016. Dalam lawatannya ini, tim di pimpin Drs. Naruh beserta MFM Sihombing, Devi, SH dan Fauziah. Saat melakukan kunjungan dari Inspektur Jendral Kemendagri di dampingi dari BPMPD Provinsi Lampung, Wiwied Priyanto. Kamis (16/06) di ruang kerja Kepala Desa Hanura, Chodry Cahyadi. Saat menerima kunjungan ini Chodry di dampingi Sekdes beberapa kaurnya. Sementara dari Desa Gebang juga hadir Kadesnya, H. Dadang dan Sekdesnya Jauhari.

Ketua Tim Irjen Kemendagri, Drs. Naruh saat di konfirmasi maksud dan tujuannya datang ke Desa Hanura mengatakan, untuk dapat mendengar langsung apakah dana desa untuk tahun 2016 sudah masuk ke desa. Sebab menurutnya, untuk tahap pertama dana desa ini sudah digulirkan ke semua desa yang ada di Indonesia.

Kita akan mendengar secara langsung, apakah dana desa itu sudah sampai ke desa. Dan jangan sampai nyangkut di Kabupaten, sebab dapat mengganggu dan menghambat pembangunan di desa, ujarnya.

Selain itu Naruh juga menjelaskan, jika saja dana desa sudah sampai, maka desa mempunyai kewajiban membuat semua pelaporan dana desa yang sudah di gunakan oleh setiap desa untuk tahun 2015.

Dan ia juga menambahkan, dana desa ini baru di gulirkan dari pusat ke desa dalam 2 tahun, yakni tahun 2015 dan 2016. Selain itu ia juga sangat mengharapkan fungsi inspektorat Kabupaten/Kota dapat benar-benar di lakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam mengawasi penggunaan dana desa ini.

Untuk mengawasi secara langsung penggunaan dana desa adalah kewenangan dari Inspektorat Kabupaten/Kota. Tekhnis dan pengawasan ada di sana, kami berharap mereka sudah punya program yang jelas untuk pemeriksaan dan peruntukan penggunaan dana desa. Inspektorat itukan tangan kanannya Bupati dalam membangun, jadi ketika dapat anggaran seperti ini harus dilakukan pengawasan, imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa Hanura, Chodry Cahyadi sangat berterima kasih, desanya telah menjadi kunjungan tim dalam monitoring dan evaluasi dari Irjen Kemendagri mengenai penggunaan dana desa.

Chodry juga menjelaskan, dalam kunjungannya, tim ini menanyakan penggunaan dana desa dan penyerapannya. Selain itu tim juga menanyakan, apakah dana desa untuk tahun anggaran 2016 sudah di terima desa atau belum.

Desa Hanura telah menerima dana desa 60 persen yang besarnya sekitar Rp. 378 juta dari Rp. 638 juta untuk tahun anggaran 2016, pungkasnya.

Dari data yang dihimpun, dalam monev dari tim Irjen Kemendagri untuk tahun anggaran tahun 2016 ada beberapa pembangunan yang sifatnya fisik. Yakni, pembangunan peningkatan jalan (lapen) sepanjang 150 meter x 4 meter dan drainase (sudetan) kedua bangunan ini berada di Dusun A  Hanura.

Sementara untuk Desa Gebang menurut Kepala Desa Gebang, H. Dadang, desanya telah menerima dana desa tahap pertama (60 %) sebesar Rp. 425 juta dari sekitar dana keseluruhan Rp. 700 hingga Rp. 800 juta untuk tahun 2016.

Kita akan membangun, 2 buah talut di sekitar rumah habibi dan tarpiah. Selain itu akan juga di bangun sebuah jembatan dari depan rumah Pak Ibrahim menuju kebun. Serta 2 buah gorong-gorong dekat rumah murod, ujar Sekdes Gebang, Jauhari ketika berada di Desa Hanura.

Di akhir penjelasannya ketika di konfirmasi mengenai pencairan dana desa tahun 2016, Jauhari hanya menerangkan ia tidak ikut dalam pencairan dana desa.

Mengenai dana desa saya tidak tahu menahu berapa yang sudah cair. Karena yang ngambil dananya Pak Kades dan bendahara (Linda putri Kades), pungkasnya. (Hendri)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan