Dendi Kunjungi Penderita Jantung Bocor di Desa Hanura

Hanura: Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengunjungi anak penderita jantung bocor Sona Vana Humairoh (5), anak pasangan suami isteri Septiana dengan Fakhurojai warga Dusun B, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Selasa (5/9/2017 ).

Dendi mengungkapkan bahwa kedepan akan dilakukan konsentrasi anggaran untuk biaya pengobatan sakit spesifik seperti Jantung bocor tersebut, “Kedepan, kita akan lakukan konsentrasi anggaran dengan OPD terkait guna penanggulangan sakit spesifik seperti ini,” ungkapnya,

Menurut Dendi penderita sakit yang memiliki spesifikasi seperti ini seharusnya sudah dapat dideteksi secara dini sehingga bisa lebih cepat ditanggulangi. “Dinas kesehatan sudah kita perintahkan untuk segera memetakan penderita sakit yang sifatnya spesifik. Nantinya, kita bisa mengetahui secara dini dan bisa diambil langkah kongkrit sehingga tidak terlambat,” tambahnya.

Ia juga menuturkan bahwa, dirinya sudah meminta kepada stake holder terkait untuk bisa menangani penyakit yang diderita oleh Sona. “Tadi saya lihat jadwal Sona check up (carterisasi) ke RS Harapan Kita itu tahun depan, tapi saya sudah minta kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk bisa opsi lain, diantaranya dibawa ke RSUDAM, sebab, RSUDAM sudah bisa untuk melakukan carterisasi, langkah ini diambil agar penderita bisa cepat teratasi,” tuturnya.

Sementara itu, ibu dari anak penderita jantung bocor tersebut Septiani mengatakan bahwa keluarganya sangat senang dapat dikunjungi oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati yang sangat memperdulikan kondisi anak kami. Mudah-mudahan bantuan dan dukungan yang diberikan dapat meringankan beban kami selaku keluarga,” katanya.

Dijelaskan, bahwa sebelumnya Sona Vana Humairoh telah berobat juga di Rumah Sakit Harapan Kita, beberapa bulan lalu dan rencananya, pada bulan november ini akan diperiksakan kembali guna persiapan operasi yang akan dilakukan pada bulan Februari 2018. “Setelah berulang kali diperiksakan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek, anak kami kemudian disarankan untuk ke rumah sakit jantung Jakarta. Lalu, pada beberapa bulan lalu kita bawa ke Rumah Sakit Harapan Kita. Rencananya, bulan November nanti akan diperiksa ulang sebelum dioperasi,” jelasnya.

Untuk tindakan operasi jantung pada Sona Vana Humairoh pihaknyan juga harus menunggu hingga mendapat giliran dilakukannya tindakan operasi pada tahun depan. “Kita sudah daftar untuk dilakukan operasi di Jakarta, kemungkinan dilakukan pada awal tahun depan sekitar bulan februari. Tapi, sebelumnya kita diminta datang untuk pemeriksaan persiapan operasi. Nah, masalahnya dana yang diperlukan lumayan besar,” sambungnya.

“Tapi tadi disarankan pak Bupati untuk dilakukan koordinasi dengan dinas kesehatan. Mudah-mudahan, operasi bisa dilakukan di Lampung. Sehingga bisa lebih murah dan tidak jauh,” tutupnya. (sumber: www.sakanews.com)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan