Keminfo RI dan B-Kraf Pusat Adakan Seminar TI Di Desa Hanura Kab. Pesawaran

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Keminfo) RI dan Badan Ekonomi Kreatif (B-Kraf) Pusat menggelar seminar tentang Tekhnologi Informasi (TI) di Aula Sanggar Mangliawan Desa Hanura, Teluk Pandan, Pesawaran. Jum’at (21/04). Acara ini menghadirkan 4 pemateri, yakni, Baharudin Yusuf dari Isatech Indonesia, Karyadi dari Dinas Kominfo Pesawaran, Dadang Irawanto dari Keminfo RI dan Dr. Liz Zenny Merry dari B-Kraf Pusat. Hadir saat acara ini, Gunadhi Lilik mewakili Kadis Kominfo Pesawaran, Sekcam Teluk Pandan Hadi Jaya Kesuma dan Kepala Desa Hanura, Chodry Cahyadi. Serta, beberapa Sekcam dari 11 Kecamatan dan 37 Kades yang telah memiliki website desa yang ada di Bumi Andan Jejama.

Dr. Liz Zenny Merry dari B-Kraf Pusat saat seminar menjelaskan, setiap desa jika telah memiliki website sendiri sudah pasti dapat mempromosikan daerahnya lewat kecanggihan tekhnologi saat ini. Sebab, menurutnya dengan kecanggihan IT semua informasi baik dari pusat hingga ketingkatan paling bawah dapat diketahui.

“Kalo di B-Karaf, kita contohkan dengan menanam kopi dan saat itu potensi alamnya sangat rendah, kita membeli kopi dan kita bungkus dengan plastik putih, sudah pasti harganya sangat rendah. Namun, jika kita berinovasi kopi tadi kita buat menjadi starbuck coffee sudah pasti dapat menambah penghasilan,” ujar pemateri dari B-Kraf Pusat ini.

Sementara, Karyadi Kasubag Program Evakuasi dan Pelaporan Dinas Kominfo Pesawaran saat memberikan materi menjelaskan kegiatan seminar ini akan kita lakukan secara berkesinambungan. Sebab, program setiap desa harus sudah memiliki website sendiri adalah program Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, ST dan Wakilnya Eriawan, SH tentang keterbukaan informasi untuk publik di Pesawaran. Selain itu menurutnya, dari 148 desa baru sekitar 37 desa yang memiliki website, padahal pihaknya berkali-kali mengajak para kepala desa untuk membuat website desa, namun nampaknya yang tidak mau membuat adalah desa yang tidak ingin maju.

“Jika kita sudah memiliki website sendiri, ini mempermudah kita jika hendak mengurus atau mengetahui semua informasi di kabupaten. Teknologi Informasi ini sangat penting, sebab mempermudah dan memperpendek semua urusan baik dari tingkat desa hingga kabupaten,” ungkapnya.

Bahkan, menurut Karyadi Dinas Kominfo Pesawaran dalam waktu dekat akan membuat rumah kecil Tekhonogi Informasi. Mengapa rumah kecil, ruang atau tempatnya kecil, namun isinya yang besar. Dari pada rumah besar, tapi informasinya kecil.

“Kita akan buat rumah kecil, tapi informasinya besar dari pada sebaliknya. Bila nanti kawan-kawan kepala desa akan menanyakan informasi di dinas tertentu dan tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Buka website kami, Insya Allah akan kami jawab sampai kawan-kawan tahu dan mengerti,” tandasnya,

Kepala Desa Hanura Chodry Cahyadi dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini diikuti 37 kepala desa yang telah memiliki website sendiri dan beberapa Sekcam dari 11 Kecamatan. Selain itu menurut Chodry, pemateri dari Keminfo RI dan B-Kraf Pusat datang ke desanya untuk mensosialisasikan desa berbasis tekhnologi informasi di Pesawaran.

“Mereka datang ke Kecamatan Teluk Pandan guna seminar tentang penerapan TI, khususnya di Kecamatan Teluk Pandan yang telah menerapkan Tekhnologi Informasi (TI),” ujar Chodry dalam sambutannya.

Masih terang Chodry, Dalam seminar ini pemateri akan memberikan arahan penggunaan sarana dan prasarana tekhnologi dalam menyampaikan program desa dan potensi yang ada di desa.

“Seperi desa kami, sudah pasti kami akan menyampaikan program yang ada di desa kami dan potensi apa yang ada di Kecamatan Teluk Pandan,” ungkapnya.

Camat Teluk Pandan, M. Yuliardi, S.STP saat dijumpai usai pawai karnaval MTQ ke-45 saat disinggung dari 10 desa yang ada, hanya 1 desa yang belum memiliki website sendiri, yakni desa Gebang mengatakan, pihaknya sudah berkali-menghimbau agar semua desa yang ada di Teluk Pandan mengikuti kegiatan informasi teknologi dan memiliki website sendiri. Apabila desa tidak mau memiliki website sendiri, artinya desa itu tidak mau maju.

“Saya sudah ajak, tapi gak ada respon, ya mau di apakan lagi, memang tidak ada sanksinya, tapi ini sangat perlu untuk keterbukaan informasi. Kalo gak mau punya website sendiri artinya desa itu gak mau maju,” pungkasnya.

Berikut data-data desa yang memiliki website :

Kecamatan Teluk Pandan : 9 Desa.

Dari 10 desa,, hanya Desa Gebang yang belum memiliki website.

1,Marga Punduh : 6 Desa

Sukajaya Punduh, Umbul Limus, Kunyayan, Pulau Pahawang, Pekon Ampai dan Kekatang.

2.Padang Cermin : 7 Desa.

Durian, Gayau, Sanggi, Tambangan, Way Urang, Paya dan Padang Cermin.

3.Way Ratai : 5 Desa.

Gunung Rejo, Mulyo Sari, Ponco Rejo, Ceringin Asri dan Bunut Seberang.

4. Punduh Pedada : 4 Desa.

Bangun Rejo, Kota Jawa, Bawang dan Banding Agung.

4.Tegineneng : 4 Desa.

Sinar Jati, Gerning, Sriwedari dan Batahari Ogan.

5.Way Lima : 2 Desa.

Banjar Negri dan Kota Dalom.

Tim Memeriksa Pekerjaan APBDES 2016

Hanura | Badan Perwakilan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan beberapa perangkat Desa Hanura, Teluk Pandan periksa 7 (tujuh) lokasi pembangunan fisik berdasarkan APBDes tahun 2016, yang salah satu anggarannya berasal dari dana desa (DD). Sabtu (06/08).

g

Saat memeriksa ketujuh lokasi pembangunan dari BPD di wakilkan, Mujadi (Dusun B) dan Oktavian (Dusun A), sementara dari LPM hadir, Ketua LPM Leonardo, Benidiktus Engko wakil ketua dan Palgunadi. Sedangkan dari perangkat desa di wakilkan Sudarto (Kadus A) dan Suparno (Kadus D).

Ketujuh lokasi pembangunan yang di periksa secara langsung ini di antaranya, pemasangan paving blok yang lokasinya di antara Balai Desa dan Aula Sanggar Mangliawan dengan luas sekitar 40 m² (7,4 x 5,4 m²), rehab dan galian drainase lapangan sepanjang 144 meter, namun di ABPDes tertulis 140 meter.

Sementara, di RT. 01/RW. 02 Dusun B di bangun rabat beton yang di APBDes tertera panjangnya 150 meter, namun dalam pembangunannya 159 meter. Rabat beton ini lebarnya sekitar 2 meter dengan ketebalan 18 sentimeter.

Sedangkan untuk anggaran tahun 2016 ini masyarakat RT. 05/RW.01 Dusun C dapat lega. Dahulunya jalan ini jika hujan masyarakat yang hendak melalui jalan ini harus berhati-hati. Namun, saat ini akan lebih nyaman karena jalan ini telah di bangun paving blok sepanjang 115 meter dan lebar 2 meter.

Selain di RT. 05/RW. 01 yang menikmati pembangunan di bahwa kepemimpinan, Chodri Cahyadi RT. 04/RW.01 Dusun C juga menikmati pemerataan pembangunan. Yang kita ketahui sudah sekitar puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan. Di RT. 04 ini arus air yang biasanya tidak lancar mengalir, baik dari rumah tangga maupun akibat dari derasnya air hujan. Namun, di tahun 2016 ini mendapat pembangunan Drainase sepanjang sekitar 67 meter dengan luas 80 cm.

Dusun A pun mendapat pemerataan pembangunan dari pihak desa, yang kita ketahui sejak tahun 1966 dimana kali pertamanya transmigrasi untuk pensiunan Angkatan Darat dari beberapa Kodam yang ada di bumi pertiwi ini. Baru tahun 2016 di bawah kepemimpinan kepala desa termuda ini mendapat pembangunan jalan lapen (Giri Loso) dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar sekitar 3 meter. Pembangunan jalan lapen ini di bangun di jalan Giri Loso yang terletak di RT. 02/RW.03 Dusun A.

Selain pembangunan jalan lapen, Dusun A juga mendapat pembangunan Drainase di RT. 03/RW. 01 sepanjang 71 meter, luas 65 cm dan tinggi drainase sekitar 60 cm. Drainase ini di bangun untuk mengatasi luapan air dari desa tetangga. Maka di sekitar drainase di bangun juga pintu air untuk mengatur debit air.

Kepala Desa Hanura, Chodri Cahyadi saat dijumpai di ruang kerjanya mengatakan, semua pembangunan di Desa Hanura ini, sesuai dengan impian dan harapan masyarakat yang di jabarkan dalam RKPDes dan APBDes beberapa tahun ini.

Hal ini sesuai dengan semangat Undang-undang Nomor: 6 Tahun 2014. Yang Alhamdulillah semua pembangunan insfratruktur dan pemberdayaan di desa dapat di rasakan langsung oleh masyarakat Hanura, ujar Kades termuda dan banyak memperoleh berbagai penghargaan baik tingkat kecamatan, Kabupaten dan Provinsi ini.

Dari data yang di himpun di lapangan ada juga beberapa pembangunan fisik yang berdasarkan RAPBDes perubahan tahun 2016 sudah dibangun akses penghubung (jembatan) masyarakat di 3 RT menuju ke pasar desa. Dengan dibangunnya jembatan penghubung yang panjangnya sekitar 7 meter dengan lebar 1,5 meter. Maka masyarakat yang ada di 3 RT Dusun B ini tidak bersusah payah harus memutar jika hendak ke pasar milik desa ini.(Hendri)

SEKDA PESAWARAN OPTIMIS DESA HANURA JUARA LOMBA DESA TINGKAT NASIONAL

Hanura | Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Hendarma optimis Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran dapat meraih juara umum pada lomba Desa tingkat Nasional tahun 2016.

Krida

Hal ini dikatakannya saat meninjau kesiapan Desa Hanura dalam menghadapi lomba desa tingkat nasional yang akan dihelat pada Jum’at (29/7/2016) mendatang. Selain itu, dirinya juga menggelar rapat koordinasi dengan SKPD Kabupaten Pesawaran di Sanggar Mangliawan Desa Hanura, Rabu (26/7/2016).

Hadir pada acara tersebut Kabid Pemdes BPMPD Provinsi Lampung I Wayan Gunawan beserta jajaran, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi, Wakil TP. PKK Pesawaran Frisiska Devi Okpita Eriawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tuti Hendarma, Asisten 1 Pemkab Pesawaran Heksus, Kaban BPMPD Rusli RA, serta beberapa SKPD, Camat Teluk Pandan Firdaus, kepala UPT Pendidikan Teluk Pandan dan Padang Cermin, Kepala UPT Puskesmas Hanura, pengurus TP. PKK Kecamatan dan desa serta para kader posyandu.

Dikatakan Hendarma, persiapan desa Hanura dalam menghadapi lomba desa tingkat nasional sudah mencapai sekitar 90 persen. Dan pada prinsipnya, pihak Pemkab Pesawaran mendukung semua persiapan yang akan di perlukan oleh BPMPD provinsi, mulai dari berkas dan fisik yang akan di nilai oleh tim penilai lomba desa.

Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah bahu membahu melakukan semua persiapan dalam menghadapi perlombaan ini. Saya optimis kita juara umum lomba desa tingkat nasional, dan mulai dari hari Kamis semua satker harus sudah siap dengan posnya masing-masing. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB akan dilakukan gladi bersih yang langsung akan di pantau oleh Bupati Pesawaran, Saya berharap semua yang terlibat dalam pelaksanaan lomba desa dapat siap dibidangnya masing-masing, ujar Hendarma.

Sementara itu, Kabid Pemdes BPMPD Provinsi Lampung I Wayan Gunawan menyampaikan, pihaknya telah melakukan pengecekan semua berkas dalam pelaksanaan lomba desa tersebut. Menurutnya, apakah semua pemberkasan semua sudah lengkap dan cukup untuk di nilai.

Sampai sore ini semua persiapan yang akan dinilai oleh tim sudah mencapai sekitar sembilan puluh persen, ungkap I Wayan Gunawan.

Dilain pihak, Kepala Desa Hanura Chodri Cahyadi saat dikonfirmasi lampung7news mengenai pelaksanaan lomba desa ini mengatakan, saat ini pihak BPMPD Provinsi Lampung sedang melakukan pemeriksaan berkas. Disampaikanya, semua lokasi yang akan di nilai oleh tim penilai sudah siap dan untuk kebersihan lingkungan juga sudah dibersihkan secara gotong royong oleh masyarakat.

Staf desa sudah mengecek semua berkas dan di awasi oleh BPMPD provinsi Lampung. Sedangkan tempat-tempat yang akan dinilai sudah di persiapkan semua satker dan dibantu oleh warga, pungkasnya. (Hendri)

 

Persiapan Lomba Desa Tingkat Regional I Sumatera

Hanura, Kaban BPMPD Pesawaran, Rusli RA optimis Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran dapat menjuarai lomba desa tingkat nasional regional se-sumatera pada penilaian oleh tim nasional Jum’at (29/07) nanti. Hal ini di kemukakannya saat rapat pemantapan dengan tim dari provinsi Lampung di Aula Sanggar Mangliawan Desa Hanura, Senin (25/07).

Hadir saat rapat pemantapan ini, Kaban BPMPD Provinsi Lampung, Yudha Setiawan mewakili Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, ST., Ketua TP.PKK, Ny. Dinda Indira Dendi, SE., dan wakilnya, Ny. Frisiska Devi Okpita Eriawan, S.Kom., Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny. Tuti Hendarma, Para SKPD, para pengurus TP. PKK dan Dharma Wanita Persatuan, Camat Teluk Pandan, Firdaus, SH dan staf, KUPT Pendidikan Teluk Pandan dan UPT Puskesmas Hanura, Kepala Desa Hanura, Chodri Cahyadi dan staf, pengurus TP. PKK kecamtan, para kader PKK dan Posyandu, LPM, BPD, Kadus, RT dan masyarakat.

DSCN7665

Kepala BPMPD Provinsi Lampung, Yudha Setiawan dalam sambutannya, bahwa Desa Hanura masuk dalam 4 besar menyisihkan 6 provinsi. Keempat provinsi yang 4 besar itu adalah, Provinsi Sumatera Selatan, Aceh, Sumatera Barat dan Lampung sendiri

Ia juga menambahkan, dalam penilaian lomba desa tingkat provinsi Lampung dilakukan dengan objektif dan tidak ada rekayasa. Kita sadari, banyak sekali kabupaten lain memprotes mengapa desa Hanura bisa menjuarai dalam lomba desa tingkat provinsi tahun 2016.

“Kami menilai desa Hanura secara objektif dan tidak ada rekayasa. Silahkan, buka website kami dan dapat di lihat secara jelas. Sebab, kami sudah di pesan bapak Gubernur, dalam penilaian agar secara objektif, ” ujar Kaban Provinsi ini.

Yudha juga menjelaskan, kita bersyukur berkas kita yang telah di kirim ke pusat. Setelah di verifikasi kita masuk dalam 4 besar, karena masuk dalam 4 besar, maka tim akan datang langsung melihat dan menilai.

“Sebab, tahun ini beda dengan lomba desa sebelumnya. Tahun ini lomba desa tingkat nasional di bagi beberapa regional. Dan kita masuk regional sumatera, ” tambahnya.

Kaban BPMPD provinsi ini juga meabahkan, tahun ini sistem penilaian di lakukan secara mendadak. Agar tidak ada penilaian dengan rekayasa dan mempersempit ruang dalam penilaian.

Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, ST mengucapkan banyak terima kasih kepada RT, Kadus, perangkat desa Hanura dan Camat, serta UPT, para SKPD yang telah bersusah payah menghadapi lomba desa tingkat provinsi tahun 2016. Namun, berkat bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kita dapat menjuarai lomba desa tingkat provinsi ini

“Juara lomba desa ini berkat bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dan kita bersama. Tanpa bahu membahu tidak mungkin kita keluar sebagai juara, ” ujar Dendi yang langsung mendapat aplus dari yang hadir

Ia juga berharap, mulai dari saat ini kita harus saling bahu membahu dan berkerja keras untuk memenangkan lomba desa tingkat nasional regional sumatera ini. “Saya yakin kita semua dapat bersama-sama membersihkan lingkungan dan menyiapkan data-data yang di perlukan dalam penilaian, ” jelasnya di hadapan yang hadir dalam rapat pemantapan lomba desa tingkat nasional ini. (Hendri)

Kepala BPMPD Pesawaran Optimis Desa Hanura Juara Lomba Desa Tingkat Nasional

Hanura | Kepala BPMPD Pesawaran Rusli AR, optimis Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran dapat menjuarai lomba Desa tingkat Nasional regional se-Sumatera pada penilaian oleh tim nasional Jum’at (29/7/2016) nanti. Hal ini di kemukakannya saat rapat pemantapan dengan tim dari provinsi Lampung di Aula Sanggar Mangliawan Desa Hanura, Senin (25/7/2016).

Hadir saat rapat pemantapan Kepala BPMPD Provinsi Lampung, Yudha Setiawan mewakili Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua TP.PKK Dinda Indira Dendi dan wakilnya Frisiska Devi Okpita Eriawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tuti Hendarma, Para SKPD, para pengurus TP. PKK dan Dharma Wanita Persatuan, Camat Teluk Pandan Firdaus, SH dan staf, KUPT Pendidikan Teluk Pandan dan UPT Puskesmas Hanura, Kepala Desa Hanura Chodri Cahyadi dan staf, pengurus TP. PKK kecamtan, para kader PKK dan Posyandu, LPM, BPD, Kadus, RT dan masyarakat.

lomba

Kepala BPMPD Provinsi Lampung Yudha Setiawan dalam sambutannya mengatakan, bahwa Desa Hanura masuk dalam 4 besar menyisihkan 6 provinsi. Dengan urutan yakni Provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Sumatera Barat dan Lampung.

Ia juga menambahkan, dalam penilaian lomba desa tingkat provinsi Lampung dilakukan dengan objektif dan tidak ada rekayasa.

Kita sadari, banyak sekali kabupaten lain memprotes mengapa desa Hanura bisa menjuarai dalam lomba desa tingkat provinsi tahun 2016, Kami menilai desa Hanura secara objektif dan tidak ada rekayasa. Silahkan, buka website kami dan dapat di lihat secara jelas. Sebab, kami sudah di pesan bapak Gubernur, dalam penilaian agar secara objektif,  ujar Yudha Setiawan.

Lebih lanjut Yudha menjelaskan, sangat bersyukur berkas yang telah di kirim ke pusat. Setelah di verifikasi desa Hanura masuk dalam 4 besar, karena masuk dalam 4 besar, maka tim akan datang langsung melihat dan menilai.

Sebab, tahun ini beda dengan lomba desa sebelumnya. Tahun ini lomba desa tingkat nasional di bagi beberapa regional, dan kita masuk regional sumatera, kemudian sistem penilaiannya dilakukan secara mendadak, agar tidak ada penilaian dengan rekayasa dan mempersempit ruang dalam penilaian tambahnya.

Sementara Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan banyak terima kasih kepada RT, Kadus, perangkat desa Hanura dan Camat, serta UPT, para SKPD yang telah bersusah payah dalam menghadapi lomba desa tingkat provinsi tahun 2016.

Namun, berkat bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kita dapat menjuarai lomba desa tingkat provinsi ini, Juara lomba desa ini berkat bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dan kita bersama. Tanpa bahu membahu tidak mungkin kita keluar sebagai juara,  ujar Dendi yang langsung mendapat aplus dari yang hadir.

Ia juga berharap, mulai dari saat ini kita harus saling bahu membahu dan berkerja keras untuk memenangkan lomba desa tingkat nasional regional sumatera ini.

Saya yakin kita semua dapat bersama-sama membersihkan lingkungan dan menyiapkan data-data yang di perlukan dalam penilaian,  pungkas Dendi.(Hendri)

 

 

TIM LOMBA DESA NASIONAL REGIONAL SE-SUMATERA AKAN MENILAI DESA HANURA TELUK PANDAN

Hanura | Setelah lolos dalam seleksi administrasi di Kemendagri Cq. Dirjend Pemerintahan Desa. Jum’at (29/07) tim penilai tingkat nasional regional se-sumatera akan sambangi Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Desa ini adalah desa yang berbasis IT.

IMG_20160429_145240

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Badan BPMPD, Rusli. Menurutnya, mulai hari ini (sabtu) hingga kamis mendatang semua leading sector, aparatur kecamatan Teluk Pandan, Desa Hanura dan masyarakat Hanura khususnya dan Pesawaran pada umumnya harus all out mengahadapi lomba desa tingkat nasional ini.

Dengan waktu yang sangat mepet ini, kita semuanya harus secara bahu membahu dengan sekuat tenaga mempersiapkan semua yang akan di nilai oleh tim, termasuk juga kebersihan lingkungan, agar kita meraih juara kembali, ujarnya.

Ia juga menambahkan, kapan di helatnya lomba desa ini di ketahui akan di nilai pada jum’at mendatang, setelah pihaknya mendampingi tim provinsi jemput bola ke Kemendagri Cq. Dirjend Pemerintahan Desa beberapa hari lalu.

Kita ketahui kapan lomba desa tingkat nasional regional se-sumatera ini di nilai, setelah kita jemput bola ke pusat. Walaupun kita ketahui, sudah lama kita tahu jika minggu ke tiga bulan juli akan di nilai. Tapi belum tahu persis hari dan tanggalnya saat itu, jelasnya.

Rusli juga menjelaskan, walaupun lomba saat ini adalah hajat provinsi. Namun, kita harus mempersiapkan 40 point yang akan di nilai oleh tim pusat ini. Sebab, Pesawaran saat lomba desa tingkat provinsi beberapa bulan lalu keluar sebagai juaranya.

Kita harus menyiapkan semua administrasi atau yang lain, yang akan di nilai oleh tim. Ya seperti lomba tingkat provinsi yang lalu. Apalagi pasca penilaian yang lalu hingga saat ini sudah pasti banyak yang harus kita perbaiki dan benahi kembali, tuturnya.

Di akhir penjelasannya, Rusli berulang kali dan berharap, semua masyarakat pesawaran dan leading sector mulai merapatkan barisan agar pada lomba tingkat nasional ini Desa Hanura dapat meraih juara.

Camat Teluk Pandan, Firdaus SH sangat optimis jika Desa Hanura akan keluar sebagai juara pada lomba tingkat nasional ini.

Kami semuanya mulai besok (minggu) akan gotong royong secara masal bersama masyarakat, ungkapnya dengan optimis.

Kepala Desa Hanura, Chodri Cahyadi saat dihubungi mengenai lomba desa ini mengatakan, persiapan lomba desa sudah sekitar 80 persen. Dan ia optimis, H-1 lomba desa semua persiapan sudah ready.

Saat ini persiapan baru mencapai sekitar 80 persen dan hari kamis semua sudah siap semua, terangnya yang di amini Sekdes, Agus Guntoro.

Hal senada juga di ungkapkan Kepala UPT Dinas Dikbud Teluk Pandan, Drs. Mulyadi Idrus dan Kepala UPT Puskesmas Hanura, Margono, S.Km Menurutnya, untuk bidang pendidikan dan kesehatan, pihaknya sudah mempersiapkan apa saja yang akan di nilai oleh tim.

Kami sudah mempersiapkan semua yang akan di nilai oleh tim, pungkasnya. (Hendri)

Ass.1 Pesawaran Pimpin Rapat Perisapan Lomba Desa Tingkat Nasional Regional Se-Sumatera

Hanura | Asisten 1 Kabupaten Pesawaran, Drs. Heksus, MM  pimpin rapat persiapan lomba desa tingkat nasional regional se-sumatera. Selasa (19/07) di Aula Sanggar Mangliawan, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan.

Hadir pada acara ini, seluruh satker, perwakilan TP. PKK Pesawaran Ani Cindawani, Camat Teluk Pandan Firdaus, SH, Ketua TP.PKK kecamatan, Kepala Desa Hanura, Chodri Cahyadi, pengurus PKK Desa, para Kadus dan RT.

Heksus dalam sambutanya, kita harus berterima kasih kepada bapak Kadus dan RT, serta para satker pendukung. Sehingga, Desa Hanura menjadi juara Lomba 1 pada lomba desa tingkat provinsi Lampung tahun 2016.

Saya sangat berterima kasih khusus buat Pak RT dan Kadus di bantu satker-satker, sehingga kita dapat meraih juara satu, ujarnya.

Menindaklanjuti prestasi ini menurutnya, mulai dari tingkat RT, Kadus, kecamatan dan satker-satker harus bersiap-siap untuk menghadapi even lomba tingkat nasional regional se-Sumatera dalam waktu dekat yang waktunya belum kita ketahui bersama.

Kegiatan ini memang kita telah mendahului melakukan rapat guna mengahadapi lomba desa tingkat nasional regional se-sumatera dalam waktu dekat, tambahnya.

Heksus juga menambahkan, lomba desa ini nasional ini rencananya akan di laksanakan di akhir bulan juli. Namun, hingga saat ini kita sama-sama belum mengetahui kapan lomba ini akan di helat. Walaupun, kita belum tahu kapan jadwal lomba desa ini, tapi kita harus bersiap-siap sejak sekarang.

Kita to the point-nya aja, mulai sekarang yang harus kita mulai, yakni kebersihan di lingkungan kita, toga dan patok yang ada di tepi jalan, jelasnya.

Pada kesempatan ini, Heksus sangat mengharapkan mulai dari tingkat RT, Kadus dan para satker duduk bersama. Agar kita dapat meraih kembali juara nasional regional se-Sumatera tahun 2016.

Mari sejak hari ini dan kedepan, kita harus bersama-sama duduk bareng dan bergandengan tangan untuk meraih kembali gelar juara ini, harapnya.

Sementara, Kepala BPMPD, Rusli AR dalam sambutannya, kegiatan lomba desa tingkat nasional regional se-Sumatera ini setelah kita meraih juara 1 lomba desa tingkat Provinsi.

Lomba desa nasional regional se-Sumatera ini akan di ikuti oleh sepuluh provinsi yang ada di sumatera. Kita akan berlomba dengan sepuluh provinsi dan akan di ambil tiga noninator terbaik, jelasnya.

Dari ke-3 nominator terbaik ini akan di undang ke jakarta pada bulan agustus di dampingi tim dari Provinsi, Kabupaten dan desa. Ia juga menyampaikan, walaupun kita sama-sama belum tahu kapan akan di mulainya lomba desa tingkat nasional ini.

Rusli juga menambahkan, harapan bapak bupati dan kita semua agar kita meraih juara 1 di tingkat regional ini. Sebab, dapat mengharumkan nama Kabupaten Pesawaran di tingkat Nasional.

Saya sangat mengharapkan semuanya dapat bahu membahu dalam lomba desa ini, agar kita dapat menjuarai lagi lomba desa tingkat regional ini, pungkasnya.

Sementara Camat Teluk Pandan, Firdaus, SH saat dijumpai di sela-sela rapat koordinasi lomba desa ini sangat mendukung all out untuk kemenangan lomba desa tingkat nasional regional se-Sumatera ini.

Saya akan mendukung penuh persiapan lomba desa ini, sesuai dengan harapan bapak bupati, ujarnya yang di amini Kades Hanura, Chodri Cahyadi. (Hendri)

BPMPD Lampung Selatan Kunjungi Desa Hanura, Dalam Rangka Study Banding

BPM

Hanura| Jajaran Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Lampung Selatan mengunjungi Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan untuk melihat secara langsung potensi Desa Hanura yang telah menang dalam lomba desa tingkat provinsi tahun 2016. Rombongan saat itu di terima oleh Camat Teluk Pandan, Firdaus SH di kantor kecamatan setempat sebelum menuju Kantor Desa Hanura. Setelah itu rombongan langsung bertolak ke Kantor Desa Hanura dan di terima Kepala Desa, Chodri Cahyadi dan Kaur Keuangan, Ricky Wicaksono.

Salah seorang Staf BPMPD Kabupaten Lampung Selatan, Nasrun mengatakan, tujuannya mengunjungi Desa Hanura tersebut, dikarenakan desa ini telah keluar menjadi juara 1 dalam lomba desa tingkat Provinsi Lampung. Maka, jajaran BPMPD Kabupaten Lampung Selatan bersinisiatif untuk mengunjungi Desa Hanura untuk melihat secara langsung potensi desa setempat.

Kami ingin melihat secara langsung, bagaimana kondisi Desa Hanura yang sebenarnya, dan kami akan mempelajari agar desa-desa kami dapat menjadi desa yang lebih baik lagi, ujarnya.

Dijelaskannya, kunjungan ini merupakan inisiatif dari kepala badan dan bukan atas perintah Bupati Lampung Selatan, H. Zainudin Hasan.

Kunjungan ini merupakan inisitif kepala badan dan bukan perintah bupati guna untuk perbaikan desa kedepannya, tambahnya.

Kedepannya, ia optimis akan mengikuti jejak Kabupaten Pesawaran yang sudah meraih juara 1 pada lomba tingkat Provinsi. Serta dapat meraih gelar juara lomba desa di tahun yang akan datang, seperti desa Hanura saat ini.

Katanya desa Hanura menangnya karena IT, seperti apa sih IT desa Hanura sehingga menang pada lomba desa ini, tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Hanura Chodri Cahyadi mengatakan, walaupun kunjugan jajaran BPMPD Lampung Selatan tersebut tanpa konfirmasi sebelumya, pihaknya menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan yang sangat positif, karena ingin melihat secara langsung potensi desa Hanura yang telah menang dalam lomba desa tingkat Provinsi.

Selain silaturahmi, jajaran BPMPD Lampung Selatan ingin melihat secara langsung seperti apa desa hanura yang menjadi pemenang lomba desa ditingkat provinsi. Dan, kami telah duduk bersama, dan kami telah sampaikan potensi desa kami. Potensi desa kami yang sebelumnya adalah desa agraris telah bergeser menjadi desa hunian, dan hal inilah yang menjadi kreatifitas desa kami, ungkapnya.

Di desa Hanura, lanjutnya, mengedepankan tentang sistem informasi desa, dan hal ini merupakan unggulan bagi desa Hanura tentang sistem informasi desa tentang IT, yang memang dalam lomba desa merupakan salah satu syarat mutlak untuk melaksanakan amanat dari undang-undang Desa No. 6 tahun 2014 tentang desa.

Kami sadari, bahwa desa lain juga memiliki potensi yang juga lebih baik dari desa Hanura, namun obyektifitas penilaian lomba desa ini juga telah dikedepankan. Dan, hasil dari pembicaraan dengan BPMPD Lampung Selatan, pihaknya juga mengakui bahwa desa Hanura memang lebh unggul dari desa-desa yang lain, namun kami juga akan tetap belajar dengan desa-desa yang lain, tandasnya.

| Hendri .

BPMPD Lamtim Sambangi Desa Hanura, Teluk Pandan Guna Masuk Dalam Sideka

sideka

Hanura | Rombongan dari BPMPD Kabupaten Lampung Timur sambangi Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran guna koordinasi Sistem Desa dan Kawasan (Sideka). Selasa (12/07). Rombongan yang di pimpin Kabid Pengembangan Desa ini langsung di terima oleh Kepala Desa Hanura, Chodri Cahyadi dan Kaur Pemerintahan Khairul Awam, SP di ruang kerja Kades Hanura.

Rombongan yang di pimpin Kabid Pengembangan Desa Setkab Lampung Timur, R. Yati Nurhayati  S.Sos.,MM saat berkunjung ke desa yang keluar sebagai Juara I di Lomba Desa Tingkat Provinsi Tahun 2016 ini di dampingi 2 stafnya, Tabrani, S.IP dan Mutiah.

Kepala Desa Hanura, Chodry Cahyadi saat di jumpai di sela kunjungan dari BPMPB Lampung Timur mengatakan, sangat berterima kasih kepada Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim yang telah mempercayai Desa Hanura untuk beraudensi tentang Sistem Desa dan Kawasan (Sideka).

Saya berterima kasih kepada Ibu Bupati Lampung Timur, yang telah mengutus stafnya untuk berkoordinasi tentang program Sideka yang dilaksanakan oleh BP2DK pusat, ujarnya.

Chodri juga menambahkan, kedatangan rekan-rekan dari Lampung Timur ini atas perintah langsung Ibu Nunik (Bupati Lamtim) untuk beraudensi dan mencari data dan pembanding. Seperti apa bisa masuk dalam Program Sistem Desa dan Kawasan (Sideka).

Dengan kedatangan rekan-rekan dari Lampung Timur, justru menambah semangat kami untuk dalam membangun desa, tambahnya.

Kepala Desa Hanura menambahkan, saat ini Lampung Timur mencoba bergabung dan ikut serta bersama kami untuk masuk dalam desa-desa yang menjadi sekala prioritas Bapak Presiden Jokowi dalam melaksanakan Nawa Cita yang ketiganya, yakni membangun desa dari pinggiran.

Alhamdulillah di Lampung ada banyak yang dapat kita ajak selain Desa Hanura. Ada dari Lampung Timur dan Tulang Bawang, tandasnya.

Chodri juga menjelaskan, adapun Sistem Desa dan Kawasan ini diharapkan memberikan suatu konsep desa terpadu dalam satu kawasan yang akan melibatkan beberapa desa yang memprioritaskan pertama membangun desa. Selain itu menurut Chodri, hal ini juga sesuai amanat Undang-undang Nomor: 6 Tahun 2014.

Ini merupakan cikal bakal pertama kebaikan bagi Desa Hanura dan diharapkan desa ini menjadi inkubator bagi desa-desa yang ada di Lampung khususnya dan di Indonesia pada umumnya, harapnya.

Kabid Pengembangan Desa PBMPD Lampung Timur  R. Yati Nurhayati usai audensi dengan Kepala Desa Hanura mengatakan, kunjungan ini adalah perintah langsung dari Ibu Bupati untuk menyambangi Desa Hanura guna mengetahui data dan pembanding, agar kami dapat masuk dalam Sistem Desa dan Kawasan (Sideka) yang di laksanakan oleh Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK) pusat.

Kami lihat di data, yang sudah masuk dalam Sideka ini untuk daerah Lampung adalah Desa Hanura. Dengan ini kami beraudensi bagaimana cara agar semua desa yang ada di Lampung Timur dapat masuk dalam Program Sideka mengikuti Desa Hanura yang kita tahu desa ini adalah desa maju dan juga menjadi Juara 1 Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2016, pungkasnya.

Dari data yang dihimpun di lapangan, keberangkatan rombongan dari BPMPD Lampung Timur ini sesuai dengan Surat Perintah Tugas dari Kepala BPMPD Nomor : 414.2/134/26/SK/2016 yang merujuk dari SK Bupati Lampung Timur Nomor : B.747/16/SK/2015 Tentang Penetapan Dokumen Pelaksana Anggaran Satuan Kerja Daerah Tahun 2016 dan di tanda tangani oleh Kepala BPMPD Drs. M. Saleh tertanggal 11 Juli 2016. (Hendri).